Mengetahui Ciri Utama Seorang Bad Boss di Tempat Kerja

Ciri utama bad boss

Bad boss dapat membuat karyawan merasa tidak betah. Bahkan, membayangkan bertemu bad boss saja, sudah membuat seorang karyawan enggan beranjak dari tempat tidurnya setiap pagi. Maka dari itu, Anda sebagai employer sudah semestinya mengetahui karakteristik seorang bos yang buruk.

Sebab jika tidak, ketika Anda tidak sadar menunjukkan sikap seorang bad boss, itu tak hanya membuat karyawan enggan. Mereka bahkan mungkin mengundurkan diri saking tidak betahnya, sehingga angka turn over perusahaan tinggi. Ini akan mengarah pada kerugian lainnya.

Maka dari itu, mari kita baca berbagai macam ciri bad boss yang paling umum:

Punya Karyawan Favorit

Ketika seorang bos punya karyawan favorit yang lebih disukainya di antara yang lainnya, maka ini bisa menimbulkan kebencian di lingkungan kerja. Contohnya, bos tidak melakukan apa-apa saat si A datang terlambat, dia pun tak ditegur.

Lalu, saat si A beristirahat sampai melebihi jam istirahat setengah jam, bos juga tenang-tenang saja terhadapnya. Jika ini diteruskan, maka bisa memicu emosi sehingga muncul persaingan tidak sehat di antara karyawan.

Tidak Fleksibel

Ada kalanya seorang karyawan mengalami kondisi tertentu, yang benar-benar urgent sehingga mengharuskannya meminta izin untuk meninggalkan kantor. Misalnya, karyawan harus mengambil rapor anaknya, atau menitipkan kendaraannya di bengkel untuk diservis.

Jika karyawan sudah bekerja keras dan Anda masih tidak pernah memberikan kebebasan sama sekali, sedikit pun tak ada toleransi, maka ini menandakan Anda seorang bad boss. Sebab, selayaknya seorang boss percaya bahwa karyawannya sudah memahami prioritas dan tanggung jawabnya.

Manajemen Mikro

Bos yang melakukan manajemen mikro bisa terasa sangat mengganggu. Ini menunjukkan bahwa bos tersebut tidak memiliki kemampuan leadership yang baik. Sebab, mereka hanya berpikir bahwa bos yang baik itu selalu memeriksa setiap hal yang dilakukan karyawan, tanpa memberi kebebasan sama sekali.

Karyawan Anda akan merasa terbebani, ketika mereka harus melaporkan semua kegiatannya kepada Anda. Mulai dari meeting, panggilan telepon hingga update terkini tentang project yang dikerjakan. Semuanya harus disampaikan kepada Anda dengan detail. Ini akan membuat karyawan gerah.

Cara Bicara Buruk

Ini juga bisa disebut dengan verbal abuse. Contohnya, seorang bad boss tidak akan ragu untuk membentak seorang karyawannya, bahkan di depan banyak orang lainnya. Ini merupakan perilaku bad boss yang tidak dapat ditoleransi.

Maka dari itu, jangan heran jika Anda secara sadar atau tidak melakukan ini, kemudian satu per satu karyawan Anda mulai menyampaikan keluhannya kepada Anda. Mereka merasa mendapat perlakuan abusement hingga akhirnya merasa tidak betah dan mengundurkan diri.

Mengkritik di Depan Orang Banyak

Meneruskan poin sebelumnya, ciri lain seorang bad boss yaitu dia bakal mengkritik karyawannya tanpa peduli tempat. Bahkan, bad boss cenderung mengkritik karyawan di depan orang banyak. Padahal, semestinya jika ada karyawan melakukan kesalahan, dia perlu diingatkan serta diberi masukan secara private. Ini yang benar.

Kritikan di depan orang banyak bukan hanya akan membuat Anda kehilangan respect dari karyawan. Namun, lambat laun ini juga dapat menurunkan kepercayaan diri karyawan, hingga mereka merasa tak tahan dan akhirnya resign.

Menjadi bos bukanlah hal yang mudah. Tidak semua orang bisa melakukannya. Apalagi, menjadi seorang bos yang baik. Namun, jika Anda yakin terhadap diri sendiri dan kemampuan leadership Anda, maka Anda pasti bisa menjauhi perilaku seorang bad boss dan menjadi bos yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

match recruitment®

To assist corporations fulfilling their human capital need, and advancing careers of talented professionals in Indonesia.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram