Permasalahan Paling Umum Sebagai Kendala Saat Mencari Kerja

Permasalahan umum mencari pekerjaan
Photo by Startup Stock Photos from Pexels

Dengan adanya persaingan yang begitu ketat, hingga membuat Anda harus tangguh dalam mencari kerja, sangat normal, kok, kalau ada kalanya Anda merasa frustasi dan putus asa. Rasanya seperti ingin menyerah saja dari berburu pekerjaan.

Selain itu, meskipun job hunting itu bisa terasa sangat melelahkan dan bikin putus asa, solusinya bukan dengan berhenti mencari kerja lalu duduk manis seperti itu. Hal yang perlu Anda sadari yakni akan selalu ada permasalahan yang Anda alami ketika sedang berburu pekerjaan. Namun, itu bukan tidak bisa Anda atasi.

Untuk memudahkan Anda mengatasi berbagai kendala saat job hunting, Anda bisa mengenali masalah paling umum yang biasa terjadi. Berikut adalah masalah yang paling sering terjadi saat Anda sedang mencari kerja:

Tidak Memiliki Relasi Sebagai Koneksi

Dalam dunia kerja sekarang ini, peluang Anda akan lebih besar jika Anda banyak memiliki kenalan yang bekerja di perusahaan. Setidaknya, ketika perusahaan tersebut membutuhkan karyawan baru, kenalan Anda bisa merekomendasikan Anda.

Tentu saja, Anda juga harus mengikuti tes dan wawancara sesuai prosedur, untuk mengetahui apakah Anda memang qualified dan bisa diterima bekerja. Namun, setidaknya Anda punya peluang lebih besar untuk dikenalkan kepada perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja. Ini akan sangat membantu Anda, dengan cara menghemat waktu dan tenaga Anda.

Tidak Mencantumkan Cover Letter atau Surat Lamaran

Kesalahan yang sering dilakukan aplikan yang baru pertama kali mencoba job hunting adalah tidak mencantumkan surat lamaran. Padahal, cover letter atau surat lamaran itu amat, sangat penting. Sebab, dalam cover letter bisa tercermin kepribadian, etos kerja serta ketelitian dan perhatian Anda dalam menulis surat.

Nah, dari dalam surat lamaran tersebut, recruiter bisa melihat jelas tentang potensi Anda, bahkan meski hanya sekilas. Ini pun hanya bisa terlihat dari cover letter, dan tak dapat tercermin dari curriculum vitae dan resume Anda.

Hanya Mengandalkan Iklan Lowongan Kerja

Memang benar bahwa iklan lowongan bisa membukakan kesempatan yang lebih lebar untuk Anda. Namun, sebaiknya Anda tidak bergantung sepenuhnya kepada iklan lowongan kerja saja. Coba Anda buat daftar perusahaan top yang sesuai minat Anda, kemudian sesekali luangkan waktu untuk mengecek website resmi mereka.

Sebab, terkadang perusahaan-perusahaan besar mencantumkan lowongan kerjanya secara eksklusif di website resminya. Makanya, strategi tersebut akan membantu Anda. Di samping itu, Anda juga dapat melihat-lihat lowongan kerja yang ada di LinkedIn, karena biasanya ada sangat banyak informasi loker di sini.

Hanya Memiliki Satu Versi CV Saja

Satu lagi kesalahan rookie yang sering dilakukan adalah hanya memiliki satu macam format CV, dan Anda mengirimkannya untuk berbagai posisi pekerjaan yang berbeda di banyak perusahaan. Ini benar-benar tidak efektif dan juga tak produktif, sebab beda pekerjaan maka dibutuhkan skill yang berbeda pula.

Jadi, daripada memiliki satu macam versi CV saja, Anda bisa membuat beberapa macam CV untuk berbagai posisi pekerjaan yang menarik minat Anda, dan Anda memang punya skill di bidang tersebut. Ini berarti Anda tidak harus menulis ulang lagi setiap kali Anda akan memasukkan lamaran pekerjaan.

Kesimpulan: saat Anda mampu mengidentifikasi permasalahan yang umum terjadi saat mencari kerja, maka Anda bisa menemukan solusinya juga, sehingga proses job hunting Anda menjadi lebih mudah dan terarah. Anda pun bisa lebih aktif dan produktif dalam mencari kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

match recruitment®

To assist corporations fulfilling their human capital need, and advancing careers of talented professionals in Indonesia.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram