Cara Recruiter Menggali Informasi dari Kandidat yang Pelit Bicara

Cara Recruiter Menggali Informasi dari Kandidat yang Pelit Bicara
Photo by Christina @ wocintechchat.com on Unsplash

Seperti yang kita ketahui bersama, dalam setiap perjalanan karir pasti kita sudah tak asing lagi dong dengan beberapa tahapan seperti menyiapkan dokumen lamaran, riset perusahaan, hingga akhirnya lolos di tahap interview.

Bagi para recruiter, sesi interview merupakan kesempatan besar bagi seorang kandidat dan interviewer untuk saling bertukar informasi sebanyak-banyaknya.

Namun, sesi interview pekerjaan nyatanya bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan lho match buddy. Mengapa demikian?

Seorang interviewer kerap menghadapi beberapa kasus seperti dihadapkan dengan seorang kandidat yang pelit bicara.

Kalau seperti ini, akan sulit bagi seorang interviewer menggali informasi real dari seorang kandidat untuk ditempatkan di posisi tertentu pada suatu perusahaan.

Lantas, bagaimana cara yang tepat menghadapi kandidat yang pelit bicara ini?

Identifikasi Penyebabnya

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang interviewer terhadap kandidat yang sangat pelit bicara adalah, mengidentifikasi penyebabnya.

Apakah kandidat ini sedang merasa tidak nyaman? Atau mungkin dia sedang tidak enak badan? Atau memang dia seorang yang pemalu dan pendiam? 

Ciptakan Suasana Interview yang Nyaman

Dalam setiap sesi interview, suasana harus dibuat se-nyaman dan se-relax mungkin hingga terkesan sesi ini adalah sarana untuk berbincang biasa, bukan seperti sedang di interogasi.

Dengan demikian, tidak ada rasa ketegangan antara interviewer dengan kandidat yang pelit bicara ini dan kandidat cenderung lebih terbuka serta banyak memberikan informasi.

Jika belum berhasil juga maka, coba lakukan hal berikut…

Komunikasi-kan Tujuan Interview

Sampaikan kepada kandidat tujuan atau maksud dari sesi interview ini merupakan sarana bertukar informasi agar kita sebagai interviewer lebih paham mengenai kandidat itu sendiri dan dapat menjual profilenya ke user-user yang membutuhkan kandidat dengan kriteria tersebut.

Rephrase Pertanyaan

Kalau informasi yang diberikan oleh kandidat yang pelit bicara ini masih sangat sedikit dan belum memenuhi informasi yang dibutuhkan, selalu rephrase setiap pertanyaan yang ada hingga mendapatkan jawaban yang memuaskan dan sesuai dengan yang dibutuhkan.

Jika kamu mendeteksi bahwa kandidat yang pelit bicara ini memang memiliki kemampuan komunikasi yang kurang bagus...

Ambillah keputusan sesuai dengan kriteria posisi yang dibutuhkan saat ini. Jika posisi yang dibuka membutuhkan kandidat dengan Communication skill yang bagus, jangan dipaksakan untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Sekian tips dari kak Silvia match recruitment, semoga membantu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

match recruitment®

To assist corporations fulfilling their human capital need, and advancing careers of talented professionals in Indonesia.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram