Home
 » 
Resources » Headhunter Insight » Headhunter vs Recruitment Agency: Berikut 6 Perbedaannya

Headhunter vs Recruitment Agency: Berikut 6 Perbedaannya

Share This Post!

headhunter vs recruitment agency

Dalam merekrut calon karyawan, hiring manager atau tim HR biasanya bekerjasama dengan beberapa rekruter professional. Para perekrut ini akan mendapatkan brief yang menjelaskan mengenai deskripsi pekerjaan dan kriteria tenaga kerja ideal yang diinginkan oleh perusahaan. Perekrut ini bisa jadi merupakan seorang headhunter atau recruiter yang mewakili recruitment agency. Headhunter vs recruitment agency biasanya memiliki tanggung jawab yang sama di dalam tim. Yaitu, mencari tahu informasi sebanyak-banyaknya mengenai kandidat karyawan yang cocok untuk perusahaan.

Perbedaan Headhunter dan Recruitment Agency

Walaupun sama-sama memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk merekrut kandidat, ternyata ada perbedaan mendasar dari headhunter dan recruitment agency. Mengetahui perbedaan antara keduanya bisa membantu hiring manager untuk mendapatkan input yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk lebih jelasnya, simak apa saja perbedaan antara headhunter recruitment agency berikut ini.

Kandidat

Perbedaan headhunter dan recruitment agency yang paling utama adalah kandidat yang mereka cari. Seorang recuiter biasanya akan mencari kandidat yang memang membutuhkan pekerjaan. Untuk menarik perhatian calon kandidat, recruiter akan mengunggah lowongan kerja yang mendeskripsikan tanggung jawab pekerjaan sekaligus kualifikasi yang dibutuhkan.

Kandidat yang melihat lowongan pekerjaan tersebut tentunya akan langsung melayangkan email atau surat lamaran kerja untuk melamar posisi tersebut. Recruitment agency akan langsung melakukan langkah-langkah seleksi untuk mendapatkan kandidat karyawan yang diinginkan.

Sedangkan, headhunter tidak selalu mencari kandidat yang sedang membutuhkan kerja. Ada kalanya, mereka mencari kandidat pasif. Yang artinya, kandidat tersebut masih bekerja untuk perusahaan lain dan tidak terlalu aktif mencari pekerjaan. Headhunter juga akan secara aktif mencari tahu lebih dalam mengenai seluk-beluk kandidat. Lalu mencocokkannya dengan kualifikasi yang diinginkan oleh perusahaan klien. Kemudian, headhunter akan menilai kandidat secara lebih berhati-hati dan spesifik.

Posisi

Perbedaan antara headhunter dan agensi rekrutmen juga bisa dilihat dari posisi kandidat karyawan yang dicari. Seorang recruiter biasanya ditugaskan untuk mencari kandidat karyawan di level rendah hingga menengah. Misalnya, untuk memenuhi posisi sebagai admin kantor atau pegawai pada umumnya. Selain itu, kualifikasi yang dicari di dalam kandidat tersebut tidak terlalu spesifik. Meskipun begitu, kandidat tersebut harus memenuhi beberapa peranan dalam satu deskripsi pekerjaan. Peranan yang dicari pun biasanya bersifat umum. Namun, ada kalanya peran tersebut sedikit lebih spesifik.

Sedangkan, headhunter mencari kandidat dengan posisi yang lebih eksklusif atau executive. Kandidat yang dicari oleh seorang headhunter biasanya juga memiliki pengalaman kerja yang lebih spesifik di satu bidang. Ia juga harus memiliki skill spesialisasi yang cocok untuk posisi tertentu. Perusahaan biasanya enggan menggunakan metode lowongan kerja untuk mencari kandidat yang cocok. Sehingga, mereka memanfaatkan bantuan dari headhunter.

Pencarian kandidat karyawan tersebut bersifat rahasia. Dalam arti, bisa saja karyawan yang saat ini bekerja akan digantikan. Atau, bisa juga karena posisi tersebut memang sangat sulit untuk diisi. Kekosongan posisi ini dalam waktu lama tentunya dapat berdampak negatif terhadap produktivitas di perusahaan. Itulah yang membuat perusahaan menggunakan layanan jasa headhunter dalam merekrut kandidat untuk mengisi posisi strategis tersebut.

Proses

Proses menemukan kandidat yang dibutuhkan juga menjadi poin pembeda antara headhunter vs recruitment agency. Keduanya memiliki cara yang berbeda dalam memproses dan menyeleksi kandidat yang diinginkan oleh perusahaan. Recruitment agency biasanya akan melakukan proses rekrutmen secara pasif. Mereka memasang lowongan pekerjaan dan menyaring kandidat yang sesuai dengan kriteria yang diminta oleh perusahaan. Kandidat yang memenuhi semua kualifikasi akan dipanggil untuk melakukan sesi interview sebagai seleksi terakhir. Target utama dari recruitment agency sudah pasti adalah orang-orang yang secara aktif mencari pekerjaan.

Berbeda halnya dengan headhunter. Headhunter bersikap lebih aktif selama proses perekrutan. Mereka biasanya akan memanfaatkan jaringan relasi yang dimiliki untuk menemukan kandidat tersebut. Tak hanya itu, headhunter juga tidak melulu mencari kandidat yang mencari pekerjaan. Mereka juga bisa memilih kandidat pasif, yaituorang-orang yang tidak secara aktif mencari pekerjaan. Passive candidate biasanya memiliki perangkat skill yang lebih mumpuni dan memiliki spesialisasi di bidang pekerjaan tertentu.

Peran

Walaupun sama-sama memiliki peran utama sebagai perekrut, peran yang dimiliki headhunter dan recruitment agency sebenarnya berbeda. Recruitment agency bertindak sebagai perekrut general. Mereka biasa diminta untuk merekrut tenaga karyawan dalam jumlah yang besar. Selain itu, recruitment agency juga bisa saja bekerja untuk beberapa perusahaan sekaligus.

Sedangkan, headhunter biasanya hanya menerima permintaan dari satu perusahaan dalam satu kali kerja. Peranan mereka juga adalah untuk mencari kandidat karyawan untuk mengisi posisi yang lebih spesifik. Kandidat tersebut biasanya memiliki kualifikasi khusus yang tidak mudah untuk ditemukan. Lebih tepatnya, posisi tersebut diperuntukkan untuk jabatan eksekutif, misalnya manajer, direktur, direktur utama, dan lain sebagainya. Namun, terisinya posisi tersebut sangat krusial untuk menjamin performa di dalam perusahaan tetap maksimal.

Waktu

Perekrutan yang dilakukan oleh recruitment agency biasanya memiliki jangka waktu yang singkat. Ini dikarenakan mereka memang hanya melakukan proses perekrutan untuk posisi yang sangat umum. Jumlah lamaran kerja yang masuk sudah pasti sangat banyak. Pihak perekrut dari recruitment agency biasanya tidak akan menghabiskan waktu terlalu banyak untuk mendalami surat lamaran yang masuk. Mereka juga bekerja dengan sistem kuantitas dibandingkan kualitas. Karena, jumlah posisi yang harus diisi umumnya memang banyak.

Berbeda dengan headhunter yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan individu yang tepat untuk posisi tertentu. Agar kandidat yang dipilih benar-benar terbaik dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, headhunter melakukan riset yang lebih menyeluruh. Mereka akan mencari tahu dan membandingkan masing-masing kandidat yang sudah didapat.

Dari kualifikasi yang didapat, headhunter akan kembali mengerucutkan opsi hingga mereka akhirnya menemukan kandidat yang tepat. Walaupun memakan waktu yang sedikit lama, pilihan kandidat headhunter umumnya tidak akan membuat Anda kecewa.

Jasa

Recruitment agency biasanya hanya berfokus pada penyediaan jasa perekrutan saja. Mereka memiliki tugas yang hanya spesifik menjaring kandidat karyawan dengan kualifikasi yang sudah ditentukan untuk bekerja di perusahaan tersebut. Perusahaan yang menggunakan jasa recruitment agency ini harus mengadakan program pelatihan sendiri untuk kandidat karyawan yang terpilih.

Sedangkan, headhunter tidak hanya menawarkan layanan jasa perekrutan kandidat karyawan. Mereka juga berperan sebagai seorang coach. Headhunter tidak hanya berperan untuk memilih kandidat dengan skill yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Mereka perlu memastikan bahwa perusahaan dan kandidat tersebut kompatibel. Headhunter biasanya memiliki spesialisasi di bidang tertentu. Sehingga, mereka bisa memberikan input agar kandidat tersebut bisa lolos tes wawancara dan dapat beradaptasi dengan sangat baik di perusahaan tersebut.

Akhir Kata

Semoga ulasan mengenai perbedaan headhunter vs recruitment agency di atas bisa memberikan informasi yang bermanfaat. Headhunter lebih diperuntukkan bagi perusahaan yang ingin mencari kandidat dengan skill set khusus. Sedangkan, recruitment agency bisa membantu pencarian karyawan dalam jumlah yang besar. Ingin tahu lebih banyak mengenai headhunter dan peranannya dalam dunia rekrutmen? Anda bisa baca berbagai artikel menarik seputar headhunter dan recruitment agency di situs resmi match recruitment. Di sini, Anda juga bisa menemukan jasa headhunter terbaik dan berkonsultasi langsung.

 


Share This Post!