Home
 » 
Resources » Recruitment 101 » Apa Itu Proses Seleksi Karyawan? Ini Pengertian dan Tahapannya

Apa Itu Proses Seleksi Karyawan? Ini Pengertian dan Tahapannya

Share This Post!

Proses seleksi karyawan merupakan tahapan yang dilakukan perusahaan untuk menyeleksi atau memilih siapa kandidat yang paling cocok untuk sebuah posisi yang ditawarkan. Berbeda halnya dengan recruitment, proses seleksi karyawan dilakukan setelah recruitment, dan hanya menyeleksi kumpulan kandidat yang terbaik dan sesuai dengan kriteria yang diinginkan perusahaan.

Apa itu Proses Seleksi Karyawan?

Proses seleksi karyawan sangat penting dilakukan perusahaan karena dapat menghasilkan karyawan yang sesuai dan kompeten, menambah nilai budaya perusahaan, meningkatkan moral perusahaan, dan juga dapat menjaga turnover rate rendah. Efektivitas kinerja perusahaan juga dapat meningkat dengan diberlakukannya proses seleksi karyawan yang tepat.

Biasanya proses dan tahapan seleksi karyawan pada setiap perusahaan memiliki cara yang serupa. Tapi sebelum itu, perusahaan juga perlu untuk tetap merancang bagaimana jalannya sebuah proses seleksi agar sesuai dengan tujuan yang dimiliki. Karena tidak semua perusahaan memiliki tujuan yang sama. Akan lebih baik jika perusahaan merencanakan proses seleksi karyawan yang konsisten dan menyenangkan bagi kandidat. Karena dengan begitu, perusahaan dapat meningkatkan citranya dalam komunitas dan dapat memperoleh karyawan yang lebih baik.

Dalam proses menyaring karyawan, Anda perlu ingat bahwa reputasi perusahaan juga penting. Dengan mempunyai prosedur seleksi yang tanpa basa-basi, professional, dan menyenangkan terbukti dapat menarik para pencari kerja baru untuk memilih perusahaanmu sebagai tempat yang sesuai untuk pengembangan diri dibandingkan dengan perusahaan lain yang menggeluti bidang industri yang sama.

Manfaat Seleksi Karyawan Bagi Perusahaan

manfaat proses seleksi karyawan

Seleksi karyawan bisa sangat penting bagi perusahaan, baik bagi perusahaan skala kecil ataupun besar. Dalam skala kecil, seleksi karyawan perlu dilakukan sebaik mungkin karena setiap individu tentu dapat memberikan kontribusi besar dan kinerjanya juga dapat berpengaruh langsung pada perusahaan.

Oleh karena itu, penting untuk merencanakan prosedur tahapan seleksi yang jelas dan tepat agar memastikan jika perusahaan hanya memperkerjakan karyawan yang loyal dan kompeten. Sehingga dapat membantu perusahaan mencapai tujuan. Dalam bisnis skala kecil, ini sangat penting karena kinerja satu orang pun dapat sangat berpengaruh.

Sebagai contoh, jika satu orang melakukan kesalahan tentu dapat berpengaruh juga pada kinerja orang lain. Dan karena dalam bisnis kecil jumlah pekerjanya tidak begitu banyak, maka kesalahan satu orang dapat berdampak langsung pada suatu bisnis.

Semua perusahaan penting untuk menetapkan prosedur seleksi karyawan sehingga dapat memastikan kandidat yang terpilih adalah mereka yang kompeten dalam bidang yang diperlukan perusahaan. Manfaat yang dapat diperoleh dari proses seleksi karyawan yang efektif antara lain dapat berupa:

  • Menarik perhatian kandidat yang bertalenta

Merencanakan proses seleksi yang jelas, professional, menyenangkan dan tanpa banyak basa-basi akan memberikan kesan bagi kandidat bahwa perusahaan yang dilamar memiliki citra yang baik. Oleh karena citra yang baik tersebut, kandidat yang bertalenta pun juga dapat tertarik untuk melamar pada perusahaan tersebut.

  • Lebih cepat mendapatkan talent

Seperti pada poin sebelumnya bahwa jika citra perusahaan baik di mata para pelamar, maka talenta terbaik pun dapat berdatangan. Jika hal ini terjadi, maka juga lebih cepat mendapatkan talent yang dibutuhkan oleh perusahaan.

4 Tahapan Proses Seleksi Karyawan

4 tahapan proses seleksi karyawan

Administrasi

Tahapan pertama dalam proses seleksi karyawan adalah administrasi. Dalam tahap ini, calon karyawan akan menyertakan berkas-berkas yang dibutuhkan seperti daftar riwayat hidup, surat lamaran, foto, sertifikat, atau berkas-berkas lain yang dibutuhkan perusahaan untuk mempermudah melakukan seleksi. Biasanya ketentuan terkait apa saja berkas yang dibutuhkan akan dicantumkan perusahaan pada sebuah brosur yang disebarkan.

Sebagai pemilik suatu bisnis, kamu dapat mempertimbangkan berbagai hal dalam proses administrasi. Seperti latar belakang pendidikan yang dimiliki, skill, serta pengalaman kerja dari pelamar. Yang biasanya poin-poin tersebut tertera pada daftar riwayat hidup atau surat lamaran yang disertakan.

Interview

Setelah seleksi administrasi, biasanya selanjutnya adalah tahapan interview. Interview seringkali dilakukan oleh para staff HRD atau personalia, tak jarang juga pada bisnis kecil berhadapan langsung dengan pemilik usaha. Interview dilakukan dengan mewawancarai secara langsung para pelamar yang lolos administrasi. Biasanya pertanyaan wawancara yang diajukan adalah yang berkaitan dengan daftar riwayat hidup atau surat lamaran yang disertakan sebelumnya. Disini, HRD dapat menanyakan hal-hal untuk memastikan kualifikasi pelamar.

Dalam tahapan ini pula, attitude pelamar selama interview dapat diperhatikan. First impression atau kesan pertama pelamar tak jarang sangat diperhatikan oleh HRD saat interview. Apakah pelamar memiliki sikap yang baik, professional, atau justru sebaliknya. Attitude adalah poin yang sangat penting untuk dipertimbangkan ketika memilih kandidat pada sebuah perusahaan.

Psikotes

Selanjutnya adalah tahapan psikotes. Tes ini ditujukan untuk mengetahui potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh pelamar. Perusahaan perlu merancang tes apakah yang sesuai untuk calon kandidat. Ada berbagai tes bisa dilakukan seperti tes pengetahuan umum, matematika, atau ilmu-ilmu yang berkaitan langsung dengan bidang yang dilamar. Dalam tahapan seleksi karyawan ini, perusahaan dapat memperoleh kandidat dengan potensi dan kemampuan yang terbaik.

Bertemu dengan Manajer HRD

Selanjutnya setelah menjalani psikotes, tahap akhir biasanya adalah menemui manajer HRD. Di tahapan ini, biasanya kandidat akan dijelaskan terkait kontrak kerja, ketentuan, aturan, kebijakan, serta regulasi perusahaan lainnya yang penting untuk diketahui kandidat sebelum bekerja di sebuah perusahaan. Pada proses rekrutmen seleksi karyawan ini pula HRD dapat menjelaskan terkait hak dan kewajiban karyawan, seperti nominal gaji yang ditawarkan serta tanggung jawab kerja yang perlu dilaksanakan. Disini HRD perlu menjelaskannya dengan lebih detail dan memastikan kandidat memahami kebijakan yang telah disampaikan. Kesepakatan antara kandidat dan HRD juga dapat terjadi pada tahapan ini, apakah dari pihak kandidat maupun perusahaan sepakat untuk menjalin kerjasama.

Akhir Kata

Itulah 4 tahapan proses seleksi karyawan yang harus kamu lakukan untuk mendapatkan kandidat terbaik. Meskipun efektif, proses ini tetap memakan waktu dan tenaga. Bahkan masih ada kemungkinan terjadinya salah rekrut. Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan seleksi karyawan, baik dari faktor internal maupun eksternal.

Maka dari itu, kamu bisa meminimalisir semua masalah ini dengan menggunakan jasa headhunter berpengalaman, match recuitment. Jasa professional akan membantu usaha kamu dalam mencari kandidat yang tepat dengan lebih efektif baik dari segi biaya, energi, ataupun pikiran. Terutama jika kamu kurang memahami wawasan bagaimana tren seleksi karyawan saat ini, jasa professional akan menawarkan kemudahan tanpa perlu repot-repot memahami bagaimana seharusnya memproses kandidat yang tepat.

Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam dunia rekrutmen dan proses seleksi, match recruitment akan menjawab kebutuhan perusahaan untuk menemukan talenta yang berpotensi. Karena match recruitment memahami bahwa proses rekrutmen yang tepat tentu dapat mencetak kandidat yang diharapkan perusahaan. Sehingga kinerja perusahaan dapat berjalan lebih maksimal. Untuk itu tunggu apalagi, coba konsultasi sekarang!


Share This Post!