Home
 » 
Resources » Headhunter Insight » Headhunter » Apa Itu Headhunter dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Apa Itu Headhunter dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Share This Post!

apa itu headhunter

Dalam dunia perekrutan karyawan di Indonesia, nama head hunter mungkin masih kurang familier. Faktanya, ada banyak sekali perusahaan yang sudah menggunakan jasa headhunter dalam proses rekrutmen yang mereka adakan. Pada dasarnya, headhunter memang bukan bagian dari divisi HR. Meskipun, keduanya memiliki kemiripan, yaitu sama-sama merekrut tenaga kerja untuk menjadi bagian dari perusahaan. Sebenarnya, apa itu headhunter?

Apa Itu Headhunter?

Bagi yang belum pernah mendengar istilah ini, mungkin bertanya-tanya: apa itu headhunter? Secara singkat, arti headhunter adalah tenaga perekrut karyawan eksekutif. Mereka biasanya bergerak dalam bentuk agensi maupun jasa perseorangan. Pengertian headhunter yang lebih spesifik adalah, orang yang membantu perusahaan mencari kandidat terbaik dengan keahlian profesional untuk menduduki posisi strategis. Misalnya, untuk mengisi posisi manajerial maupun karyawan level C-Suite.

Pencarian kandidat atau perekrutan karyawan sekelas manajer dan direktur sudah pasti tidak mudah. Seringkali, perusahaan dibuat pusing dengan kekosongan jabatan yang kemudian menghambat produktivitas. Kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi seseorang yang duduk di bangku manajerial dan sejenisnya tidaklah main-main. Karena itu, banyak perusahaan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menyeleksi kandidat melalui perekrutan mandiri.

Hal itu memiliki sejumlah kelemahan. Salah satunya, tidak semua kandidat yang mengajukan lamaran memenuhi kualifikasi atau skill yang dibutuhkan. Atau, pihak perusahaan merekrut orang yang salah dan ternyata tidak berkompetensi di bidangnya. Ini tentunya bisa mengakibatkan permasalahan baru bagi perusahaan. Bahkan, tak jarang kesalahan tersebut dapat mengakibatkan kerugian besar yang harus ditanggung oleh perusahaan.

Namun, itu semua bisa diatasi dengan memanfaatkan jasa headhunter. Head hunter memanfaatkan network yang luas untuk mendapatkan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan klien. Bahkan, headhunter bisa membuat proses perekrutan yang biasanya memakan waktu bulanan menjadi hitungan minggu saja.

Headhunter juga biasanya bekerja secara kontingensi, yang berarti mereka hanya dibayar jika mereka berhasil menemukan kandidat untuk klien mereka. Mereka mungkin juga menerima bonus jika kandidat yang mereka temukan dipekerjakan dan tetap bekerja di perusahaan untuk jangka waktu tertentu.

Bagaimana Cara Kerja Headhunter?

Cara Kerja Headhunter

Melihat efektivitas yang ditunjukkan, Anda sudah pasti merasa penasaran dengan cara kerja headhunter. Biasanya, head hunter memiliki jaringan yang sangat luas, di mana mereka bisa menemukan kandidat dengan kualifikasi yang sesuai. Jaringan yang dimiliki oleh headhunter sudah pasti terdiri dari orang-orang dengan jabatan dan pengalaman kerja yang cemerlang. Hal tersebut akan sangat membantu headhunter dalam mendapatkan kandidat yang tepat.

Headhunter juga tidak main-main saat melakukan proses seleksi perekrutan. Mereka benar-benar menjaring calon karyawan potensial dan memastikan bahwa kandidat benar-benar memenuhi kualifikasi yang sesuai dengan perusahaan klien. Bahkan, headhunter juga memiliki kemampuan persuasif yang sangat baik dalam mencari dan merekrut kandidat berkualifikasi tinggi. Tak heran jika banyak sekali perusahaan yang menggunakan headhunter sebagai ujung tombak dalam upaya perekrutan karyawan terbaik.

Selain itu, mereka juga memanfaatkan platform media sosial untuk menjaring dan merekrut karyawan potensial. Biasanya, mereka memantau para pengguna LinkedIn untuk menemukan calon karyawan dengan kualifikasi yang sesuai. Walaupun, ada juga beberapa headhunter yang merambah ke media sosial lainnya, seperti Facebook atau Twitter.

Cakupan area berburu headhunter memang sangat luas. Di saat yang sama, hal tersebut bisa menjadi peluang emas bagi para pencari kerja. Apalagi, bagi Anda yang memiliki pengalaman di bidang atau jabatan selevel manajer. Ini bisa menjadi peluang emas untuk masuk ke radar headhunter. Apakah Anda ingin jadi salah satu kandidat yang dipilih oleh headhunter? Berikut kisi-kisi kategori yang pasti akan dilihat oleh seorang headhunter saat berburu:

Pengalaman dan Deskripsi Pekerjaan

Ingin mencuri perhatian dari headhunter? Pastikan untuk mencantumkan deskripsi pekerjaan yang selama ini Anda tekuni. Itu akan mempermudah pihak headhunter dalam melakukan penilaian. Usahakan agar informasi mengenai deskripsi pekerjaan tersebut benar-benar detail. Misalnya, Anda bisa menjabarkan detail daftar tugas serta tanggung jawab pekerjaan yang sudah pernah ditangani. Pastikan deskripsi pekerjaan tersebut sesuai dengan posisi yang Anda inginkan.

Penjelasan mengenai pengalaman kerja memang harus detail. Semakin detail deskripsi pengalaman kerja yang Anda miliki, maka penilaian di mata headhunter akan semakin meningkat. Namun, Anda juga harus memastikan agar penjelasan tersebut tidak bertele-tele. Gunakan penggunaan bahasa dan tanda baca yang efisien untuk mempermudah penyampaian informasi.

Hasil Kerja dan Pencapaian

Selain pengalaman kerja, headhunter juga ingin tahu seberapa banyak kontribusi yang Anda berikan kepada perusahaan. Akan lebih baik jika jerih payahmu tersebut mengantarkanmu ke pencapaian kerja. Misalnya, Anda pernah memimpin tim sales dan berhasil mendapatkan angka penjualan tertinggi sepanjang tahun. Hal tersebut tentunya akan membuat portofolio Anda terlihat lebih bernilai. Atau, deskripsikanlah peran Anda yang berhasil membuat proyek di perusahaan sebelumnya menjadi sukses. Itu semua akan menjadi bahan penilaian yang paling diperhatikan oleh seorang headhunter.

Latar Belakang Pendidikan

Tidak hanya pengalaman kerja, latar belakang pendidikan juga jadi aspek yang akan diperhatikan headhunter. Karena, posisi-posisi eksklusif biasanya membutuhkan kandidat potensial dengan latar belakang pendidikan strata tertentu. Tentunya, tingkatan pendidikan tersebut juga harus sejalan dengan profesi yang Anda tekuni selama ini.

Faktor latar belakang pendidikan ini tentunya tidak melulu harus berupa gelar sarjana atau pendidikan formal lainnya. Bagi Anda yang sering mengikuti seminar maupun pelatihan, hal tersebut juga bisa dicantumkan. Semakin banyak seminar maupun gelar pelatihan yang Anda hadiri, maka portofolio yang Anda miliki akan terlihat semakin berbobot.

Networking

Ada alasan lain selain mendapatkan pengetahuan baru saat Anda mengikuti berbagai seminar. Di dalam seminar tersebut, Anda juga bisa memperluas network. Tentunya, teman-teman baru yang Anda miliki nanti memiliki latar belakang profesi yang beragam dan bukan main-main. Tidak menutup kemungkinan bahwa melalui mereka, pihak headhunter akan menemukan Anda. Apalagi, headhunter memang menggunakan jaringan pertemanan yang mereka miliki sebagai sarana utama menemukan kandidat.

Konsisten dan Mudah Dibaca

Kriteria lainnya yang pasti akan diperhatikan oleh headhunter adalah kemampuan kandidat dalam merangkai kalimat yang baik. Ini menjadi hal yang sangat penting dalam bahasa tertulis. Tanpa penggunaan bahasa yang baik, headhunter akan mengalami kesulitan dalam memahami portofolio yang Anda tampilkan.

Oleh karena itu, pastikan Anda sudah menggunakan kosakata baku yang tepat. Gunakan tanda baca dengan baik, dan apabila perlu Anda juga bisa menggunakan metode poin untuk menerangkan prestasi dan pengalaman kerjamu. Jika ragu-ragu, Anda bisa meminta jasa editor atau proofreader untuk mengoreksi dan membuat portofoliomu semakin enak dibaca.

Akhir Kata

Itulah berbagai hal yang perlu Anda ketahui mengenai arti headhunter dan peranan mereka. Dari ulasan di atas, bisa ditarik kesimpulan mengenai apa itu headhunter. Headhunter adalah tenaga perekrut dalam bentuk agensi maupun perseorangan yang bertugas untuk merekrut kandidat dengan posisi eksklusif.

Selain itu, headhunter memiliki banyak keuntungan, khususnya bagi perusahaan yang menggunakan jasa mereka. Tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, headhunter juga dapat menghemat biaya proses rekrutmen perusahaan. Headhunter akan dengan cepat dan sigap mencarikan talenta terbaik untuk mengisi lowonngan khusus yang dibutuhkan oleh perusahaan klien.

Sekarang, Anda sudah mengetahui mengenai definisi dan peranan penting yang dimiliki oleh seorang headhunter. Tapi, jangan berhenti hanya di situ saja! Apabila Anda dari pihak perusahaan, tentunya harus mencari tahu lebih dalam mengenai kiprah headhunter dalam dunia recruitment. Anda bisa baca ulasan lengkap dan lebih mendalam mengenai profesi ini dengan membaca artikel-artikel seputar headhunter yang diterbitkan di website match recruitment.


Share This Post!