Alasan Karyawan Terbaik Memilih untuk Resign dari Perusahaan

Categories:
Tags:
Angelin Lu Prahsia  •  
June 1, 2021
Home » Resources » Recruitment Advice » Alasan Karyawan Terbaik Memilih untuk Resign dari Perusahaan
Alasan Perusahaan Gagal Mempertahankan Karyawan Terbaiknya
Photo by Alex Kotliarskyi on Unsplash

Ada asumsi bahwa karyawan terbaik zaman sekarang, terutama milenial merupakan “kutu loncat” yang memilih resign karena alasan tidak betah di satu tempat. 

Lebih jelasnya, mereka ini sering berganti pekerjaan melebihi generasi terdahulu. Generasi milenial dinilai lebih senang mencari pengalaman kerja untuk dirinya, terus mencoba peluang karier yang baru, daripada bertahan loyal di satu perusahaan yang sama.

Namun, yang mengejutkan adalah asumsi tesebut sebenarnya tidak tepat. Jika dilihat berdasarkan statistiknya. Karyawan masa kini bertahan di perusahaan lebih lama daripada employee 25 tahun yang lalu. Pada tahun 1983, rata-rata pekerja bertahan di perusahaan hanya selama 3,5 tahun. Sementara, karyawan masa sekarang bekerja di satu perusahaan rata-rata selama 5,1 tahun.

Meski demikian, tetap saja perusahaan mengalami kendala keluarnya karyawan, berapa lama pun mereka bekerja. Hal ini dipengaruhi banyak faktor, mulai dari bidang industri perusahaan itu sendiri, usia, gender, pendidikan, hingga ras dan etnis. Untuk lebih jelasnya. berikut alasan mengapa karyawan terbaik memilih resign dari perusahaan:

Kurang Kepercayaan dan Otonomi

Mempertahankan karyawan yang baik berawal dari dan diakhiri dengan kepercayaan. Leader yang tidak mempercayai karyawannya seringkali melakukan micro-managing terhadap mereka. Seperti sering menanyakan tentang keputusan dan hal yang mereka kerjakan serta selalu menyuruh mereka tersebut untuk meminta persetujuan akan setiap hal yang mereka lakukan.

Karyawan high-performing biasanya tidak memerlukan oversight seperti ini. Mereka merasa terbatasi, dan akan mencari lingkungan kerja dengan kepercayaan dan otonomi tinggi.

Merasa Tidak Dihargai dan Diakui

Salah satu alasan utama karyawan pergi adalah karena mereka merasa tidak dihargai dan hasil pekerjaannya tak diakui. Kurangnya apresiasi bisa terjadi dalam bentuk gaji yang kurang dan tidak mendapatkan feedback positif saat pekerjaan terselesaikan dengan baik. Tidak hanya itu, janji-janji yang tak ditepati hingga komplain yang tidak ditanggapi sama sekali juga memiliki pengaruh yang besar.

Saat leadership di perusahaan melakukan kesalahan seperti ini, karyawan akan merasa bahwa lingkungan kerjanya itu toxic dan mereka akan keluar dari pekerjaan. Bahkan, terkadang ada exodus atau karyawan berhenti secara massal. Pengembangan leadership dalam perusahaan memiliki andil yang sangat berpengaruh dalam ketahanan karyawan yang bekerja di perusahaan. Oleh karenanya, memiliki pondasi kepemimpinan yang kuat adalah kunci utama menghindari karyawan berhenti secara massal.

Kurang Respect dalam Lingkungan Kerja

Respect yang dimaksud adalah bagaimana karyawan diperlakukan oleh manajer dan rekan kerjanya. Bisa juga ini adalah jenis tugas dan project yang diberikan kepada mereka. Jika ada seseorang yang berkata bahwa mereka meninggalkan pekerjaannya karena merasa tidak digaji cukup, maka itu berarti perusahaan kurang menghargai hasil pekerjaan dan kemampuan mereka, dengan tidak memberikan kompensasi yang memadai. Ketika mereka sadar bahwa tidak ada respect dari perusahaan sesuai ekspektasi, mereka akan memilih meninggalkan perusahaan tempatnya bekerja.

Kemungkinan Kecil untuk Berkembang

Kesempatan untuk mengembangkan karier menjadi salah satu hal yang paling dicari oleh pelamar kerja. Saat sudah menjadi karyawan di perusahaan, dan ternyata di sana tidak ada jenjang karier meskipun mereka sudah bekerja dengan sangat baik, mereka cenderung mencari pekerjaan lain. Mereka akan berhenti ketika merasa benar-benar tidak ada harapan untuk mengembangkan karier, sesuai dengan skill yang dimiliki. Karyawan terbaik selalu ingin mengembangkan dirinya yang berujung pada peningkatan jenjang kariernya.

Akhir kata

Terkadang, Alasan resign-nya karyawan terbaik di perusahaan bukan semata-mata karena gaji yang dirasa kurang. Namun, kenyamanan mereka bekerja itulah yang membuat karyawan betah atau tidak, untuk bekerja di perusahaan untuk waktu yang lama. Selain poin-poin yang disebutkan tadi, Alasan lainnya karyawan terbaik kamu resign adalah kurangnya komunikasi yang baik dengan atasan, merasa over-stressed dan over-worked, serta work-life balance yang tidak lagi seimbang.

Kenali disini penyebab-penyebab ini agar kamu terhindar dari kenaikan angka turnover atau pergantian karyawan yang memusingkan.

match recruitment®
To assist corporations fulfilling their human capital need, and advancing careers of talented professionals in Indonesia.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram